Jakarta (KABARIN) - Presiden Prabowo Subianto saat acara puncak Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) XVII di Gorontalo, Rabu, menyebut bahwa petani dan nelayan merupakan tulang punggung negara.
Oleh karena itu, di hadapan puluhan ribu kelompok tani dan kelompok nelayan, Presiden Prabowo pun mengucapkan terima kasih kepada mereka.
"Terima kasih seluruh masyarakat tani dan nelayan Indonesia. Terima kasih kerja keras saudara-saudara karena perjalanan masih jauh. Saudara-saudara telah membuktikan saudara terus semangat sebagai produsen pangan. Saudara-saudara sesungguhnya adalah tulang punggung Republik ini," kata Presiden Prabowo kepada kelompok tani dan nelayan.
Oleh karena itu, Presiden Prabowo menegaskan pemerintahan yang dipimpinnya akan terus bekerja keras untuk kesejahteraan petani serta nelayan.
"Pemerintah yang saya pimpin, kami kerja keras, tidak ada hari libur, kita terus kerja siang malam, mencari jalan yang terbaik supaya uang rakyat bisa kita jaga, supaya tidak dicuri, supaya tidak diambil bangsa-bangsa lain, supaya kita menjadi tuan di rumah sendiri," ujar Prabowo.
Di GOR David-Tony Sports Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu siang, Presiden Prabowo menghadiri Penas KTNA XVII yang rangkaian acaranya telah berlangsung sejak Sabtu (20/6) pekan lalu.
Pada acara itu, Presiden Prabowo menerima anugerah lencana emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama dari Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional. Tanda kehormatan itu disematkan Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor.
Di lokasi acara, sejumlah pejabat negara turut hadir mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026